Upaya Peningkatan Pengetahuan tentang Pentingnya Saluran Pembuangan Air Limbah Rumah Tangga di Kelyurahan Ciseureuh Kecamatan Regol Kota Bandung

Gurdani Yogisutanti, Linda Hotmaida, Fahmi Fuadah, Tri Ardayani, Arom G Taneo, Fadlan Rinaldy

Sari


Pembuangan limbah domestik atau buangan dari rumah tangga di daerah perkotaan masih dilakukan langsung ke sungai. Sebagian besar penduduk belum memiliki saluran pembuangan air limbah (SPAL). Penyuluhan kepada masyarakat di RW 03 Kelurahan Ciseureuh Kecamatan Regol Kota Bandung diperlukan, mengingat sebagian besar (78%) masyarakat tidak memiliki saluran pembuangan air limbah. Air buangan yang berasal dari pembuangan kotoran langsung di alirkan ke selokan dan akhirnya ke sungai. Bila hal tersebut dilakukan terus-menerus, maka akan dapat mencemari air sungai dan dapat menyebabkan penyakit maupun gangguan kesehatan bagi masyarakat. Penyuluhan dilakukan oleh tim pengabdian masyarakat Program Studi S1 Kesehatan masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Immanuel Bandung pada 12 orang perwakilan warta RW 03 Kelurahan Ciseureuh. Hasil evaluasi pretest dan postest dikatakan dapat meningkatkan pengetahuan mereka tentang pentingnya saluran pembuangan air limbah pada setiap rumah tangga. Untuk dapat merealisasikan kepemilikan saluran pembuangan air limbah tidak cukup hanya dengan penyuluhan, akan tetapi diperlukan keterlibatan pemerintah kelurahan dan puskesmas untuk mengupayakan biaya dalam pembuatan saluran pembuangan air limbah tersebut. Kerja sama dengan yayasan atau organisasi yang berkaitan dengan sanitasi lingkungan dan pengadaan jamban dan saluran pembuangan air limbah di masyarakat sangat diperlukan. Untuk upaya mandiri warga dapat dilakukan dengan cara arisan ataupun dengan pinjaman lunak dari dana desa.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Cahyani, N., Batu, D. T., & Sulistiono. (2016). Kandungan logam berat Pb, Hg, Cd dan Cu pada daging ikan rejung (Sillago sihama) di Estuari Sungai Donan, Cilacap, Jawa Tengah. JPHPI , Vol 9(3), 267-276.

Daryanto. (2004). Masalah Pencemaran . Bandung: Tarsito.

Departemen Kesehatan RI. (2008). Strategi Nasional Sanitasi Total Berbasis Masyarakat. Jakarta: Depkes RI.

Hardjosuprapto. (2000). Penyaluran Air Buangan Air Volume II. Bandung: ITB.

Marhadi. (2016). Analisis Sistem Penyaluran Air Buangan Domestik dengan Off Site System (Studi Kasus Kecamatan Jambi Timur Kota Jambi). Civronlit , Vol 1(1), 1-19.

Sarjono. (2009). Analisis kandungan logam berat Cd, Pb, dan Hg pada air dan sedimen di Perairan Kamal Muara, Jakarta Utara. Bogor: IPB.

Sugiharto. (1987). Dasar-dasar Pengelolaan Air Limbah. Jakarta: UI Press.

Yogisutanti, G. (2018). Pengukuran dan Penyuluhan Kelelahan Kerja pada Guru SD Sukawening Kecamatan Ciwidey Kabupaten Bandung. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat UBJ , Vol 1(1), 23-30.

Yogisutanti, G. (2018). Pengukuran dan Penyuluhan Kelelahan Kerja pada Guru SD Sukawening Kecamatan Ciwidey Kabupaten Bandung. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat UBJ , Vol 1(1), 23-30.

Yogisutanti, G., Widawati, & Janaka, T. (2017). Pembuatan Septic Tank Komunal dalam Rangka Peningkatan Perilaku Masyarakat Tidak Buang Air Sembarangan. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat (pp. C13-C18). Bandung: Universitas Maranatha.




DOI: http://dx.doi.org/10.31599/jabdimas.v1i2.345

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.license.cc.by4.footer##

 


 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
 

Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (LPPMP UBJ)