Pemetaan Industri Pariwisata Maluku Sebagai Landasan Perancangan Strategi Merek ‘Baronda Maluku’

Rahman Muslim Saimima, Alvanov Zpalanzani, Intan Rizki Mutiaz

Sari


Dalam menjalankan fungsi komunikasi pemasaran yang efektif,  Dinas Pariwisata Maluku sebagai salah satu pemangku kepentingan pariwisata membutuhkan  sebuah proses pengembangan keberlanjutan melalui perancangan strategi komunikasi pemasaran yang tepat guna untuk peningkatan jumlah wisatawan Nusantara pada khususnya.Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif denganpenerapan analisis data melalui  model sistem perencanaan SOSTAC + 3Ms (Situasi, Objektifitas, Strategi, Taktik, Aksi, Kontrol, Sumber Daya Manusia, Waktu, dan Biaya)dengan penilaian secara objektif, empirik dan sistematik yang menitik-beratkan kepada; (1) pengaruh faktor eksternal dan internal terhadap  pengembangan strategi komunikasi pemasaran pariwisata Maluku (2) pengembangan perancangan strategi komunikasi pemasaran terpadu. Teknik pengumpulan data  meliputi; kajian literatur, observasi, wawancara, studi banding dan kuesioner. Sampel populasi sejumlah54sampel wisatawan Nusantara secara ketidaksengajaan atau acak. Temuan penelitian menunjukkan bahwa: (1) industri pariwisata Maluku memiliki potensi wisata sejumlah 440 wisata bahari, 222 wisata budaya/sejarah, 39 wisata buatan, 6 atraksi acara berskala Nasional dan Internasional, 235 fasilitas akomodasi, 61 transportasi laut dan udara serta 1.739 fasilitas pendukung  (2) strategi komunikasi pemasaran yang dijalankan menitik-beratkan pada media lini bawah dengan cakupan pasar Nusantara yang rendah sehingga dibutuhkan pengembangan strategi media melalui komunikasi pemasaran terpadu.

Kata Kunci


Pariwisata, Perencanaan Strategi, Komunikasi Pemasaran

Referensi


Yoeti.(1992). Pengantar Ilmu Pariwisata.Jakarta, Pradnya Paramita.

Pitana, Gde, dan Diarta, I Ketut Surya. 2009. Pengantar Ilmu Pariwisata.CV Andi Offset: Yogyakarta.

Creswell, John W. (2009).Research Design. Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods. Third Edition.Thousand Oaks California.

Kotler, Philip, John T Bowen, James C Maken. (2005). Marketing for Hospitality and Tourism. Fourth Edition.Pearson International Edition.

Pike, Steven. (2008). Destination Marketing: An Integrated Marketing Communication Approach. First edition.Elsevier.Inc. United Kingdom.

Kotler, Philip. (1992).Manajemen Pemasaran: Analisis, Perencanaan, Implementasi dan Pengendalian. Edisi Keenam. (Diterjemahkan oleh Drs. Jaka Wasana,MSM). Jakarta: Penerbit Erlangga.

Smith, P.R. (1998). Marketing Communications: An Integrated Approach. 2nd Ed.London: Kogan Page.

Smith, D. Ronald. (2005). Strategic Planning For Public Relations. 2nd Edition. London:Lawrence Erlbaum Associates Publisher.

Smith, P.R., dkk.(1999).Strategy Marketing Communication.SOSTAC Analysis.

Revised edition. Great Britain: Clays Ltd, St Ives plc.

Gelder, Sicco van.(2005). Global Brand Strategy: Unlocking Branding Potential Across. Countries, Cultures & Markets.Jakarta, PT Gramedia Pustaka Utama.

Belch, Michael A., & George E. Belch. (2001).Advertising and Promotion: An IntegratedMarketing Communications Perspective. 5th Ed. New York: McGraw-Hill.

Morissan.(2010).Periklanan Dalam Komunikasi Pemasaran Terpadu.Edisi pertama. Penerbit Kencana. Jakarta.

Avraham, Eli dan Ketter, Eran. (2008).Media Strategies for Marketing Places In Crisis. First edition. Elsevier Inc. UK.

Kasali, Renald. (1998). Membidik Pasar Indonesia. Jakarta, PT. Gramedia Pustaka Utama.

UU No. 1 tentang Penerbangan dan PM. 69 tahun 2013 tentang Tatanan Kebandara- udaraanNasional - Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Dokumen Laporan Dinas Pariwisata Provinsi Maluku. (2017). Rencana Strategis (RENSTRA) Pariwisata Maluku2017




DOI: http://dx.doi.org/10.31599/jki.v19i1.372

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.



Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
 

Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (LPPMP UBJ)