Upaya Pencegahan Kekerasan terhadap Anak

Rabiah Al Adawiah

Abstract


Kekerasan terhadap anak sering diistilahkan dengan perlakuan salah terhadap anak atau child abuse. Semua tindakan kekerasan kepada anak-anak akan direkam dalam bawah sadar mereka dan akan dibawa sampai kepada masa dewasa dan terus sepanjang hidupnya. Jika hal ini terjadi, maka akan menjadi rantai dan budaya kekerasan. Jumlah kasus kekerasan pada anak di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun. Pelaku kekerasan terhadap anak justru adalah orang yang diharapkan oleh sang anak untuk mendapatkan perlindungan, orang yang mereka patut dipercaya, seperti orangtua atau kerabat anak, pengasuh, orang di sekitar tempat tinggal anak, dan guru.


Keywords


kekerasan, kekerasan anak dan budaya

Full Text:

PDF

References


Adawiah, Rabiah Al. Tesis-2008. Diseminasi Undang-Undang Perlindungan Anak No. 23 Tahun 2002 Oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia Sebagai Upaya Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak. Program Pascasarjana Ilmu Kesejahteraan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia.

Adi, Isbandi Rukminto. (2008). Intervensi komunitas: Pengembangan masyarakat sebagai upaya pemberdayaan masyarakat. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Berger & Luckman. (1967)., Goslin. (1969)., Soe’oed. (1999)., & Zanden. (1979). Sosialisasi. Dalam Ihromi (Ed.). Bunga rampai sosiologi keluarga. (h. 30,32). Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Goddard, Chris. (1996). Child abuse and child protection. Melbourne: Churchill Livingstone.

Karyanto, Ibe. (1999). Korban kekerasan sistematik. Dalam Suranto (Ed.). Jurnalisme anak pinggiran. (h. 22). Jakarta: Pokja Anak Pinggiran.

Kotler, Philip. (2002). Manajemen pemasaran. (Edisi milenium). (Benjamin Molan. Penerjemah). Jakarta: Prenhallindo.

Manalu, Sonniaty Natalya. Tesis-2006. Dampak secara fisik, psikis, dan sosial pada anak yang mengalami child abuse (Studi kasus terhadap dua anak yang mengalami child abuse setelah ditangani oleh yayasan sahabat peduli). Program Pascasarjana Ilmu Kesejahteraan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia.

Nugroho, Fentiny. (1999). Temuan penelitian mengenai perlakuan salah dan penelantaran kepada anak. Dalam Purnianti (Ed.). Arti dan lingkup masalah perlindungan anak. (h. 41). Jakarta: Jurusan Kriminologi FISIP-UI dan Pusat Pelayanan Keadilan dan Pengabdian Hukum UI.

Rakhmat, Jalaluddin. (1999). Tindakan kekerasan terhadap anak-anak. Dalam Baihaqi, Mif. (Ed.). Anak indonesia teraniaya (h. Xxxii). Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sartomo, Suwarniyati. (1999). Metode prevensi perlakuan salah dan penelantaran anak. Dalam Purnianti (Ed.). Arti dan lingkup masalah perlindungan anak (h. 101-104). Jakarta: Jurusan Kriminologi FISIP-UI dan Pusat Pelayanan Keadilan dan Pengabdian Hukum UI.

Suharto, Edi. (2005). Membangun masyarakat memberdayakan rakyat. Bandung: Refika Aditama.

Sularto. (Ed.). (2003). Seandainya aku bukan anakmu-potret kehidupan anak Indonesia. Jakarta: Kompas.

UNICEF. (2005). Hak-hak anak: Laporan pakar independen untuk studi mengenai kekerasan terhadap anak PBB. Jakarta: UNICEF.

UNICEF. (2005). Kekerasan terhadap anak di mata anak indonesia : Hasil konsultasi anak tentang kekerasan terhadap anak di 18 provinsi dan nasional. Jakarta: UNICEF.

Sindo News. http://metro.sindonews.com/read/1025767/170/nasib-anak-di-indonesia-masih-terpuruk-1437696071, 24 Juli 2015.

Antara News. http://www.antaranews.com, "21 Juta Kasus Kekerasan Menimpa Anak Indonesia," Kamis, 23 Oktober 2014.

Konferensi pers Komnas PA. Catatan Akhir Tahun 2014 Komnas Anak. 30 Desember 2014.




DOI: https://doi.org/10.31599/jkn.v1i2.26

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2015 Jurnal Keamanan Nasional

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.