Analisa Kebijakan Pemulangan WNI Eks ISIS di Suriah

Farhan Arif Sumawiharja, Adis Imam Munandar

Abstract


Radikalisme dan terorisme menjadi suatu permasalahan global. Dampak negative kerap kali dirasakan oleh Indonesia. Beberapa aksi teror juga terjadi dan merenggut korban. Perkembangan ISIS di dunia menarik minat masyarakat sebagian masyarakat Indonesia untuk bergabung. Namun pasca kekalahan ISIS di tahun 2019 WNI eks ISIS memiliki keinginan untuk kembali ke Indonesia. Pemulangan WNI eks ISIS menjadi suatu dilematis, akan tetapi kebijakan harus tetap diambil oleh pemerintah demi menjaga stabilitas keamanan nasional. Penelitian kali ini menggunakan metode kualitatif dan tinjauan pustaka serta menggunakan pendekatan Analisa Stakeholders. Kebijakan pemulangan WNI eks ISIS sudah ditetapkan, namun sisi kemanusiaan juga harus diperhatikan. Maka pembaharuan data yang lebih singkron menjadi syarat utama dan syarat mutlak pemulangan WNI eks ISIS yang sebagian besarnya merupakan anak-anak dan Perempuan

Keywords


Radikalisme, Warga Negara Indonesia, Stakeholder, Keamanan

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.31599/jkn.v6i1.447

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Jurnal Keamanan Nasional

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.